Dari pihak KUA Kec. Cilandak dihadiri oleh Kepala KUA Kec. Cilandak Bpk. Drs. Khafsin, Koordinator Penyuluh Ibu Hj. Saidah Hanum, M.A dan para penyuluh fungsional di antaranya Ibu Dzurrotun Ghola, M.Si, Ibu Izza Faizah, S.Sos I, penyuluh non PNS yang selalu setia menjadi mitra kerja penyuluh fungsional dalam membina umat diwakili oleh Ibu Romlah, S.Pdi dan ibu Retno S.Pdi. Sedangkan dari team BAZNAS dihadiri oleh Direktur Badan Amil Zakat Nasional Bpk Dr. H. Arifin Purwakananta, Direktur Koordinasi Pendistribusian, Pendayagunaan,Renbang Bpk Mohd.Nasir Tajang M.Ag, Kasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yakni Bpk Faisal M.A. Ikut hadir dalam pertemuan tersebut, Kabid Pemberdayaan Umat Kemenko PMK Ibu Nur Fajriyah S. Kom dan Bpk. Hendri S. Kom.
Dalam sambutannya Kepala KUA Kec. Cilandak Bpk. Drs. Khafsin mengatakan bahwa penyuluh agama adalah ujung tombak dari Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus memiliki kreatifitas & inovasi untuk kemajuan umat, di antaranya selain mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat para penyuluh ini juga harus memiliki kreatifitas membuat prakarya-prakarya untuk meningkatkan ekonomi umat. Dan yang selama ini sudah berjalan di antaranya pelatihan-pelatihan membuat keset, sandal flanel, tas pandan yang di hias dengan tissu Jepang dll.
Nah pada kesempatan ini Drs. Khafsin juga memohon bantuan kepada BAZNAS untuk bisa membantu dipermodalan dalam upaya meningkatkan ekonomi umat yang merupakan rangkaian dari Program Unggulan Pemberdayaan Umat Penyuluh KUA Kec. Cilandak.
Sambutan berikutnya adalah perwakilan dari pihak BAZNAS yakni Bpk DR. H. Arifin beliau adalah Direktur Badan Amil Zakat Nasional. Dalam sambutannya belau mengatakan bahwa BAZNAS adalah lembaga non struktural. Zakat dioptimalkan untuk kesejahteraan, pemberantasan kemiskinan, mengurangi kesenjangan antara si kaya & si miskin. Anggaran Baznas Tahun 2017 sebesar 6 trilyun ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya artinya kesadaran dan kepercayaan tinggi untuk berzakat melalui Baznas di negara Indonesia ini mengalami peningkatan yang luar biasa sehingga harus bisa menjaga amanah dan kepercayaan dari masyarakat.
Oleh karenanya sangat tepat jika KUA Kec. Cilandak yang memiliki para penyuluh yang kreatif & inovatif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sebagai ujung tombak dari Kemenag untuk di jadikan pilot project Z-Mart salah satu dari program penyaluran anggaran zakat dari BAZNAS di wilayah DKI Jakarta. Dengan demikian kerja sama dengan KUA Kec. Cilandak ini merupakan salah satu usaha agar tepat sasaran dalam penyaluran anggaran zakat dari Baznas kepada para mustahiq zakat.











